Home / Pendidikan Agama / Mahasiswa IPRIJA Gelar Maulid Bertajuk “Mencintai Rasulullah Dengan Meneladani Akhlaqnya”

Mahasiswa IPRIJA Gelar Maulid Bertajuk “Mencintai Rasulullah Dengan Meneladani Akhlaqnya”

‎Jakarta,–Panitia bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa IPRIJA gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025 M/1447 H berlangsung di Lapangan Kampus Institut Pembina Rohani Islam Jakarta. Acara yang bertajuk “Mencintai Rasulullah Dengan Meneladani Akhlaqnya” tersebut ini dihadiri oleh Mahasiswa, Rektor, Dosen Pengajar, Tokoh Agama, Babinkamtibmas kepolisian sektor Kecamatan Ciracas Jakarta Timur serta masyarakat sekitar, Sabtu 15/11/25.

‎Kegiatan acara ini diawali Tim Hadroh Banin dengan pembacaan Kalam Ilahi Oleh Qolandi Naksabandi, serta kata Sambutan Rektor Institut Pembina Rohani Islam Jakarta, dan pembacaan doa.

‎Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Fathan Vica Ijul Umam mengawali dengan mengucap syukur kepada Allah atas kesehatan dan kesejahteraan semua yang hadir. “Kita bersyukur kehadirat Allah yang telah memberikan kita kesehatan serta kesempatan untuk terus beribadah dan menuntut ilmu,” ucapnya. Ia menekankan bahwa Fakultas IPRIJA tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik semata, melainkan juga mengajarkan nilai‑nilai keislaman dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. “Fakultas ini bukan sekadar belajar akademik, di sini kita diajarkan untuk menanamkan nilai‑nilai keislaman dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” tambahnya.

‎Fathan Ijul Umam atas nama mewakili seluruh panitia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan dan berharap agar acara ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta. “Mudah‑mudahan acara dari tahun ke tahun semakin sukses dan membawa keberkahan serta manfaat bagi semua,” ungkapnya.

‎Sambutan dilanjutkan, dengan kutipan dari ceramah Al‑Habib Muhammad Bagir Assegaf yang mengajak umat untuk memperbanyak sholawat dan menjalankan sunnah Nabi. “Banyakin sholawat, jalanin sunah‑sunahnya. Cinta kepada Nabi bukan hanya kata‑kata, melainkan harus dibuktikan dengan pengorbanan dan amal,” ujar Habib Bagir. Ia menambahkan bahwa cinta yang tidak diiringi dengan amal adalah dusta, tandasnya.

‎Al‑Habib Muhammad Bagir Assegaf mengajak untuk mencintai Rasulullah dengan meneladani akhlaqnya, agar menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW bukan sekadar melalui kata‑kata, melainkan dengan meniru perilaku, sikap, dan akhlak mulia yang beliau tunjukkan dalam kehidupan sehari‑hari.

‎Acara diakhiri dengan doa bersama, sesi foto, dan pembagian santunan Yatim Dhuafa serta makan bersama, harapannya agar semangat kebersamaan serta kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dapat terus terjaga di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas. Fathan Vica Ijul Umam menutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi menjadikan peringatan Maulid tahun ini berkesan.***

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *