- Jakarta – Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Jakarta menggelar diskusi publik bertajuk “Seruan Keadilan dan Usut Tuntas Atas Kriminalisasi Andrie Yunus” di Gerak Gerik Cafe, Cirendeu Jakarta Selatan Senin 14/04/26.
Diskusi ini menyoroti maraknya teror penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia, termasuk yang menimpa Wakil Koordinator Eksternal KontraS, Andrie Yunus.
Andrie Yunus (27), pengacara dan aktivis HAM, menjadi korban penyiraman air keras di Yogyakarta pada Maret 2026. Selain Andrie, dua aktivis lain juga mengalami serangan serupa, salah satunya Muhammad Rosidi, aktivis lingkungan di Bangka Selatan, pada pertengahan Februari 2026. Hingga kini pelaku belum tertangkap. Ancaman serupa juga diterima Direktur Celios, Bhima Yudhistira, melalui media sosial.
Pengajar Kriminologi Universitas Indonesia, Josias Simon, menilai serangan air keras yang muncul belakangan merupakan “bentuk teror” karena salah satu pelakunya diduga berasal dari “perwakilan negara”. “Pilihan alat untuk menyerang itu tidak pernah netral. Air keras ini high impact, low effort: mudah digunakan dan efeknya langsung sekaligus permanen,” ujarnya.
Diskusi yang diinisiasi Badan Kajian dan Aksi Strategis Dema UIN Jakarta ini menghadirkan Ray Rangkuti Sebagai Direktur Lingkar Madani, Virdinda La Ode Achmad Perwakilan dari Aktivis KontraS, dan Akhmad Husni Romansyah Demisioner Ketua Dema FISIP UIN Jakarta sebagai narasumber.
Dalam Sambutannya Achmad Hafidz Selaku Ketua DEMA UIN Jakarta 2026 ia menjelaskan bahwa DEMA UIN Jakarta turut andil dalam mengawal isu isu publik dan Kami Selalu berada dalam kepentingan rakyat serta menuntut keadilan untuk Aktivis Andrie Yunus kami tidak boleh diam karena pemerintah saat ini sudah sewenang- wenangnya.
Dalam Diskusi Publik ini Juga disampaikan oleh Ahmad Varis Farhan Selaku Ketua Badan Kajian dan Aksi Strategis Dema UIN Jakarta bahwa hari ini gerakan aktivisme kampus harus hidup dan harus tetap mengawal segala kepentingan masyarakat sipil ia juga mengatakan budaya Diskusi Publik ini harus selalu berjalan kedepannya demi meningkatkan daya literatur Mahasiswa. Iws
Kontak Varis Farhan 0852-1147-9478.








