Ciputat, – Departemen Pemberdayaan Perempuan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Kartini Day 2026 dengan mengusung tema “Suara di Balik Kebaya: Solidaritas Perempuan Tanpa Rasa Takut.” Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus ekspresi atas berbagai isu yang dihadapi perempuan, terutama meningkatnya kasus kekerasan seksual di berbagai lini kehidupan, Jakarta 22/04/26.
Melalui tema tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender, menghadirkan ruang aman bagi perempuan, serta memperkuat solidaritas tanpa rasa takut. Kartini Days juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan identitas, gagasan, dan kreativitasnya dalam bingkai budaya dan nilai sosial.
Rangkaian acara yang diselenggarakan meliputi fashion show kebaya yang dipadukan dengan pembacaan puisi bertema perempuan, mimbar bebas dengan topik isu perempuan, aksi simbolik sebagai bentuk solidaritas, pertunjukan teater oleh Teater Syahid yang mengangkat realitas sosial perempuan, serta penampilan musik dari UKM dan band mahasiswa.
Kebaya dalam kegiatan ini tidak hanya ditampilkan sebagai busana tradisional, tetapi juga sebagai simbol transformasi identitas perempuan yang tetap berakar pada nilai budaya, namun berkembang menjadi bagian dari gaya hidup modern dan sarana ekspresi diri.
Kepala Departemen Pemberdayaan Perempuan DEMA UIN Jakarta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen mahasiswa dalam merespons isu-isu perempuan di lingkungan kampus.
“Kartini Days bukan hanya perayaan simbolik, tetapi upaya kolektif untuk menghadirkan ruang aman dan berani bagi perempuan dalam menyuarakan pengalaman dan gagasannya. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bersama bahwa isu perempuan adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya perempuan itu sendiri,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Departemen Pemberdayaan Perempuan DEMA UIN Jakarta berharap dapat mendorong terciptanya ruang dialog yang inklusif, meningkatkan kepedulian terhadap isu perempuan, serta membangun lingkungan kampus yang lebih aman, adil, dan setara bagi semua.









2 Komentar
https://shorturl.fm/x9DF3
https://shorturl.fm/Iz08b