Home / Pendidikan / Perkuat Basis Keilmuan Advokasi, DEMA UIN Aktif dalam Workshop Isu Gender dan Anak

Perkuat Basis Keilmuan Advokasi, DEMA UIN Aktif dalam Workshop Isu Gender dan Anak

Perkuat Basis Keilmuan Advokasi Kampus, DEMA UIN Jakarta Aktif dalam Workshop Isu Gender dan Anak

​CIPUTAT – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kapasitas intelektual dengan mengirimkan perwakilan untuk menghadiri undangan resmi dari Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA). Salah satu delegasi yang diutus merupakan fungsionaris dari Departemen Pemberdayaan Perempuan DEMA UIN Jakarta.

​Kegiatan bertajuk “Workshop Penulisan Ilmiah Isu Gender dan Anak” ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 14 hingga 16 April bertempat di Hotel Adia Suites, UIN Jakarta. Workshop ini menghadirkan para pakar dan akademisi terkemuka untuk membekali peserta dengan pemahaman mendalam serta keterampilan teknis dalam kepenulisan ilmiah.

​Fokus Pembelajaran: Teori hingga Teknik Kepenulisan. ​Rangkaian acara diawali dengan penguatan landasan teoretis yang komprehensif:
​Hari Pertama: Materi dibuka oleh Dr. Nur Rofiah, Bil. Uzm., yang secara khusus membedah Perspektif Keadilan Hakiki Perempuan (KHP) dalam penulisan isu gender dan anak. Beliau menekankan pentingnya menggunakan kacamata KHP untuk memastikan bahwa karya ilmiah yang dihasilkan benar-benar menjawab pengalaman biologis dan sosial perempuan demi mewujudkan keadilan yang substansial.
Hari Kedua: Peserta dibekali dengan kemampuan teknik penulisan ilmiah. Sesi ini dipandu oleh Dr. Sa’diyah El-Adawiyah, M.Si dan Ahmad Hamdani, M.Si.P., C.PS. Kedua narasumber membagikan strategi jitu dalam menyusun artikel ilmiah yang sistematis, menembus jurnal bereputasi, serta cara mengolah data isu gender menjadi narasi yang kuat.

​Komitmen DEMA UIN Jakarta
​Keikutsertaan delegasi DEMA UIN Jakarta dalam agenda ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi mahasiswa lainnya untuk lebih kritis dan produktif dalam menyuarakan isu-isu perempuan dan anak melalui karya ilmiah yang valid.

Menanggapi kegiatan ini, Devi Ayu Rahmawati Wakil Presiden Mahasiswa DEMA UIN Jakarta menyampaikan dukungannya terhadap penguatan literasi di kalangan fungsionaris.

“Kami sangat mengapresiasi undangan dari PSGA ini. Workshop ini adalah momentum bagi perwakilan kami untuk mempertajam pena dalam menyuarakan isu-isu kemanusiaan, khususnya gender dan anak,” ujar Wapresma DEMA UIN Jakarta.

Senada dengan hal tersebut, Dzakiyyah Nailal perwakilan dari Departemen Pemberdayaan Perempuan DEMA UIN Jakarta yang menjadi peserta workshop mengungkapkan pentingnya perspektif baru yang didapat.

“Selama ini isu gender sering dipahami secara permukaan, namun dengan perspektif KHP, dan teknik kepenulisan ilmiah kami belajar cara menuangkan kerentanan perempuan ke dalam tulisan ilmiah yang lebih berbobot dan solutif. Kami siap mengimplementasikan ilmu ini dalam program-program pemberdayaan ke depan,” ungkap delegasi Departemen Pemberdayaan Perempuan.

​Dengan partisipasi ini, DEMA UIN Jakarta berharap hasil dari workshop dapat diimplementasikan dalam program kerja internal maupun advokasi isu gender di lingkungan kampus dan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *